Assalamualaikum Wr. Wb.
Adinda semua,
Hy Adinda ku, bagaimana kabarmu, Kanda harap kalian semua
baik-baik saja.
Bolehkah kanda sedikit
bercerita, bolehkah kanda sedikit menilai, mengoreksi dan apalah itu, .
Kandamu ini sekarang begitu
bahagia mempunyai Adinda-adinda seperti kalian, adinda yang luar biasa, yang
menikmati indahnya sebuah proses dengan penuh kebersamaan, dengan penuh canda
dan tawa yang begitu mengaharukan. Bahagiaku seperti sudah melewati batas
kebahagian, yg sebenarnya kanda tak tau batas kebahagiaan itu dimana dan sampai
dimana,.
Adinda Ku….
Aku selalu ingat masa-masa kalian di Basic Training,
kalian begitu lugu, lucu yang selalau ternganga ketika melihat Kanda dan Yunda
Nya Berbicara di depan, saya yakin masa itu yang ada difikaran kalian “aku
ingin seperti mereka”. Dan kini kalian Berbeda.
Adinda Ku….
Kini kalian berbeda, dulu kau mungkin mengagumi kandamu
ini, tapi sekarang aku merasa sebaliknya kanda mengagumi kalian, mengagumi
proses kalian yang begitu cepat, coba kau tengok kalender itu pada tanggal
berapa kalian di training dalam himpunan ini, dulu kau punya satu rumah, kini
kau memiliki rumah yang lain dan keluarga baru Kanda begitu bahagia mendengar
hal itu. Kanda tambah bahagia lagi melihat Adinda sekarang mempunya nama dan
banyak dikenal oleh orang lain dalam rumah itu, .
Adinda Ku….
Kandamu ini bisa bahagia, bisa juga begitu sedih…
Sedih dikala adinda sekalian
lupa dimana tempatmu berproses, tempat berhimpun yang penuh kebersamaan dengan
canda, tawa dan keharuan.
Sedih dikala adinda sekalian
melupakan rumah awalamu, yang mana kita bersama-sama membangun pondasi
kebersamaan yang begutu kokoh, dan kini sudah berdiri rumah yang sederhana.
Sedih dikala Rumah itu hanya
segelintir orang yang mengurusnya, yang membersihkanya, yang memolesnya untuk
menjadi cantik dan idah, tapi yang kanda lihat rumah itu begitu sulit dan lama
untuk menjadi cantik dan indah, dan kanda lihat yang mengurusnya pun begitu
lelah, maaf adinda ku, kanda sudah tak bisa membantu banyak untuk memolesnya
kembali. Yang Kanda bisa hanya bersyukur melihat ada yang masih sabar
merawatnya.
Kanda sangat berharap adinda
masih ingat rumah itu tanpa melupakan rumah yang telah kau pilih, aku tau rumah
yang telah kau pilih begitu megah dan mewah yang lengakap isi didalamnya.
Kanda berharap adinda mau
memolesnya kembali,.
Tak kah kau sadar adinda,
rumah yang kau pilih tak lah bertahan lama, kau akan terkenal begutu saja lalu
terlupakan begitu saja
Rumah yang sederhana ini lah
adinda akan terus diingat, akan terus dianggap, bahwa kita adalah keluarga.
Adinda ku….
Aku harap adinda mengerti kata-kata kakanda mu ini, aku
harap adinda meluangkan sedikit waktu untuk merenungkan kembali, untuk
mengingat masa itu. .
Semoga Adinda Mengerti
maksut kandamu ini
UNTUK
ADINDA
Dari Kakanda yang merindukanmu
