Senin, 15 Juni 2015

TARING KEBERANIAN

Posted by Unknown on 02.55 with No comments


Saatnya Taring Itu di Keluarkan

Jika perjalan 1000 mil, akan dimulai dari langkah pertama, apakah ini langkah pertama, yang mana kita mengemban ilmu yang begitu bnyak di himpunan ini, bertahun2 di himpunan ini tetapi apakah baru kali ini harus menunjukan taring itu, kemanakah kita dulu,
Hemm.. ya kita perlu sadar dan menyadarkan diri kita dan juga orang lain, karena dalam suatu jalan tak lah mudah kita lalui dengan begitu mudahnya, di hadapan kita..,
Melihat jalan itu begitu mulus, lurus tak ada gelombang dan tak ada kelokan, sehingga yang kita fikirkan, itu adalah hal yang mudah untuk dilalui, tetapi perlu kita sadri semua itu menyimapan kesulitan yang begitu sulit yang tak bisa kita tempuh sebagaiman yang kita fikirkan,,.
hmm ya pada intinya semua ada prosesnya dimana kita harus belajar dan melalui semua rintangan itu satu persatu, sampai saat ini kurang dan lebihnya 3 tahun berada dalam suatu perkumpulan yang luar biasa ini, pahit, manis, dan juga hambar semua sudah dirasakan..,
dan semua itu sudah dapat diraskan manfaatnya, ilmunya dan lain sebagaianya, . jika kita melihat hewan itu yang begitu buas (harimau), saat ia kecil begitu lucunya dan keiinginan kita untuk memliharanya hingga dewasa, pada saat itu ia belumlah terlihat taringya, ttpi beranjak ia dewasa lihatlah taringnya yang begitu tajam, dan kitapun tak berani untuk memliharnya ataupun memegangnya,
yaa ia akan terlihat mengerikan dan begitu ganasnya ketika semua sudah terlihat, ya karena itulah kekuatan yang akan menghancurkan musuh dihadapanya, dan dia akan memperlhatkan kekuatanya dari senjatanya itu, ,begitu pulaa degan kita, awal dalam suatu perjalanan kita seperti orang yang tak tau apa-apa, mau apa dan bagiamana,
tentunya masuk dalam himpunan ini, kita hanya ikut2 kegiatan, tanpa tau arti dan maksut dari semua itu, tetpi seiiring berjalanya waktu kita juga kan tau apa maksut dari semua itu, ya itulah proses, , HMI Untuk Kita

TENTANG JODOH

Posted by Unknown on 02.47 with No comments
Bukan tak mukin lagi bila memang sudah ditakdirkan menjadi psangan terakhir (jodoh) insyaallah dalam setiap perjalanan nan jauh, perjalanan yang tidak hanya sejengkal kaki dari sang pasangan bisa saja dipertemukan dengan cara yang singkat,, Bila memang itu sudah ditakdirkan menjadi pasang terakhir (jodoh)
Melihatmu tentu menjdi suatu hal yang terasa mustahil, bagaiman sebelumnya tersa tidak dapat dilihat melalu mata secra langsung,. Tak disadari pula muncul disaat yang tidak diingkan,..dapatkah hal demikian menjadi suatu alasan apakah memang dia di takdirkan menjadi yang terahir untukku
Kita memang belum bisa dikatakan mukhrim, tetapi apakah kita tidak diperbolehkan untuk saling memiliki
Kita memang belum mengetahui apakah kita Jodoh, tetapi apakah kita tidak boleh untuk slalu berdoa agar bisa di jodohkan
Kita memang berjauhan, Tetapi bukan berarti perasaan hatipun ikut jauh
06 Agst 2013

FALSAFAH CINTA

Posted by Unknown on 02.40 with No comments
Falsafah Cinta...

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang hanya ingin bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintainya, menyebutnya takdir.

Allah mengetahui yang terbaik, akan memberi ujian untuk menguji kita,
Kadang cinta melukai hati, supaya hikmahnya bisa tertanam dalam.

Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan dibaliknya,
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa Ia mengambil sesuatu, Ia akan memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu ?

Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa,
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono,
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius

Perlu kau ketahui bahwa :
Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam waktu sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam kehidupan memerlukan waktu yang lama,
Dan penantian tidaklah sia-sia. Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal ?

iman, keberanian, pengharapan.

Penantian menjanjikan satu hal yang tak dapat dibayangkan oleh seorang pun.
Pada akhirnya, Allah dengan segala hikmatnya,
Meminta kita menunggu karena alasan yang penting


wassalamu'alaykum wr wb


Minggu, 14 Juni 2015

Dan Cintalah Yang Memotivasi

Posted by Unknown on 05.07 with No comments
Dan Cintalah Yang Memotivasi
Tertulis dalam catatan kecil dalam keseharian mengenai diri Q
Diantara hubungan antara kertas dan tintamembentuk rangkaian menjadi Hitam dan Putih
Yang tefikir sekarang, dan yang harus aku fikirkan, apa, apakah, dan siapakah yang selama ini memberi motivasi, tentunya untuk aku
Yang ada di benak ku tentu Cinta yang selama ini memotivasi diri pribadi,..
Terutama Cinta ibu,..andai kata ibu tak mencintai aku akan kah aku ada di dunia ini,akan kah aku mampu menghirup udara di dunia ini,,akan kah aku bisa melihat keindahan di dunia ini,. Tentu tidak tanpa adanya seorang ibu, yang membimbing aku hingga mampu menjadi pribadi yang dewasa seperti sekarang ini..Tentu Cintalah Yang Memotivasi03-08-2013

Jumat, 12 Juni 2015

image

Posted by Unknown on 20.20 with No comments




CINTA DAN SEMANGAT PENUMBUHAN

Posted by Unknown on 19.49 with No comments


CINTA DAN SEMANGAT PENUMBUHAN
BY Annis Matta

Pekerjaan seorang pencinta sejati, setelah memperhatikan, adalah penumbuhan. Inilah cintanya cinta. Inilah rahasia besar yang menjelaskan bagaiamana cinta bekerja mengubah kehidupan kita dan membuatnya jadi lebih baik, lebih bermakna.
Cinta adalah gagasan dan komitmen jiwa tentang bagaimana membuat hidup orang yang kita cintai menjadi lebih baik. Jika perhatian memberikan pemahaman mendalam tentang sang kekasih, maka penumbuhan berarti melakukan tindakan - tindakan nyata untuk membantu sang kekasih bertumbuh dan berkembang menjadi lebih baik.
Kita tidak boleh berhenti di ujung perhatian sembari mengatakan kepada kekasih: “Aku mencintaimu sebagaimana kamu adanya.” Atau: “Aku menerima dirimu apa adanya.” Memahami dan mengerti sang kekasih tidaklah cukup. Seorang pencinta sejati harus mampu mengimajinasikan sebuah plot akhir dari kehidupan yang akan dijalani sang kekasih. Itu tidak berarti bahwa kita mengintervensi kehidupan pribadinya dan mengatur kehidupannya secara rigid atas nama cinta. Tidak!  Yang dilakukan seorang pencinta sejati adalah menginspirasi sang kekasih untuk meraih kehidupan paling bermutu yang mungkin ia raih berdasarkan seluruh potensi yang ia miliki.
Kalau bukan karena kerja – kerja penumbuhan, seorang pencinta sejati tidak akan sanggup bertahan di samping seorang kekasih yang ilmu, pengalaman, ketrampilan serta kepribadiannya tidak bertumbuh dalam sepuluh tahun masa perkawinannya, misalnya. Kamu pasti bosan mengobrol dengan seseorang yang hidupnya stagnan, dingin dan tidak dinamis. Para pencinta sejati menemukan gairah kehidupan dari perubahan – perubahan dinamis dalam kehidupan kekasih mereka. Seperti gairah kehidupan yang dirasakan seorang ibu ketika ia menyaksikan bayinya tumbuh dan berkembang menjadi anak remaja lalu dewasa. Atau gairah yang dirasakan seorang guru saat menyaksikan muridnya tumbuh menjadi ilmuwan dan intelektual.
Penumbuhanlah yang membedakan cinta yang matang dengan cinta seorang melankolik. Penumbuhan adalah sisi paling rasional dan realistis dari cinta. Penumbuhan memberikan sentuhan edukasi pada hubungan cinta. Sebab di sini cinta bukan hanya sekedar gumpalan emosi di langit jiwa: yang mungkin meledak bagai halilintar, atau membanjiri bumi dengan hujan air mata. Di sini cinta adalah sebuah pekerjaan. Pekerjaan jiwa, pikiran dan fisik sekaligus. Itu yang membuat nyata. Dan efektif.
Di tangan Rasulullah SAW Aisyah bukan hanya seorang istri. Rasulullah SAW telah menumbuhkannya menjadi bintang di langit sejarah. Suatu saat Ali Tantawi mengatakan: “Istriku yang hanya tamatan SD ternyata lebih intelek dari mahasiswi – mahasiswiku yang sudah hamper sarjana.” Beliau mengatakan itu setelah mengalami sepuluh tahun masa perkawinan. Ketika Iqbal menemukan dirinya telah menjadi filosof dunia, ia menyadari itu kerja sang guru. Maka ia berkata tentang gurunya itu: “Dan nafas cintanya meniup kuncupku menjadi bunga”.